Pada sistem drainase kapal, yacht, atau camper, lubang pembuangan tembus lambung merupakan komponen yang tidak mencolok namun sangat penting. Lubang ini dapat dengan aman membuang air bilik lambung, air bak penampung, atau kondensat pendingin udara keluar dari lambung kapal.
Ketiga jenis lubang tembus lambung kapal yang dibahas dalam artikel ini: lubang tembus lambung kapal dengan selang, saluran keluar dengan belokan setengah filamen 90 derajat, dan lubang tembus lambung kapal dengan katup searah, masing-masing dapat diterapkan pada skenario drainase yang berbeda.
Tipe 1: Lubang tembus lambung dengan selang
Jenis saluran keluar tembus lambung ini memiliki struktur paling sederhana. Ujung saluran masuk airnya dilengkapi dengan ulir setengah dan sambungan selang, sedangkan ujung saluran keluar tembus lambung berupa lubang lurus. Jenis ini cocok untuk area di mana ruang lambung cukup luas dan jalur drainase tidak memiliki tikungan.
Skenario penggunaan: Bak mandi, pompa bilik kecil, air kondensasi AC.
Tipe 2: Saluran keluar dengan tekukan setengah filamen 90 derajat
Pipa pembuangan kamar mandi di banyak kapal pesiar kecil terletak sangat dekat dengan lambung kapal. Menggunakan saluran keluar lurus akan memaksa selang untuk berbelok tajam, yang rentan tersumbat. Beralih ke saluran keluar dengan belokan setengah filamen 90 derajat memungkinkan selang terhubung dengan lancar dan aliran air menjadi lebih tidak terhalang.
Skenario yang berlaku: Situasi di mana ruang interior kapal sempit dan di mana pipa perlu diletakkan dekat dengan lambung kapal.
Tipe 3: Lubang tembus lambung dengan katup satu arah
Selama lubang tembus lambung kapal dapat terendam di bawah air, maka harus digunakan lubang tembus lambung kapal dengan katup searah. Jika tidak, gelombang atau tekanan air selama navigasi akan mendorong air laut kembali ke dalam kabin.
Skenario yang berlaku: Lokasi di mana lubang keluar tembus lambung berada di bawah garis air, seperti lubang pembuangan pompa bawah pada kapal pesiar besar, atau lubang pembuangan air pemberat.
Kombinasi material: Baja tahan karat + Nilon, menyeimbangkan kekuatan dan ketahanan terhadap korosi.
Bagian-bagian baja tahan karat terbuat dari baja tahan karat 316. Material ini tahan terhadap korosi kabut garam dan cocok untuk paparan jangka panjang di lingkungan laut. Bagian nilon ringan, tahan korosi, dan memberikan penyegelan yang lebih baik saat dihubungkan ke selang.
Singkatnya, baik untuk drainase rutin maupun kondisi ekstrem, tiga jenis desain saluran keluar tembus lambung Alastin mencakup semua skenario mulai dari ketinggian dek atas hingga di bawah garis air. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang parameter teknis atau mendapatkan saran pemilihan, jangan ragu untuk menghubungi tim penjualan kami.
Waktu posting: 10 April 2026

