Pompa Bilge Kapal Laut

Seperti banyak peralatan keselamatan lainnya, pompa bilik lambung kapal tidak'Pompa bilik lambung kapal tidak mendapatkan perhatian yang layak. Memiliki pompa bilik lambung yang tepat dengan fitur yang sesuai, dan mengetahui cara menggunakannya dengan benar, sangat penting untuk melindungi kapal, peralatan, dan penumpang Anda.

Bahkan sedikit air di lambung kapal dapat menyebabkan masalah serius. Air yang menggenang di atas fiberglass mentah dapat membuatnya rapuh seiring waktu, dan banyakperahu tanpa kayuGunakan balok penyangga berisi busa yang dapat menjadi jenuh, berat, dan lemah jika terus-menerus terendam air. Kabel dan sambungan listrik akan cepat berkorosi, berdampak pada elektronik, pompa, lampu, dan bahkan sistem listrik yang terkait dengan mesin Anda. Pompa bilik yang terpasang dan dioperasikan dengan benar akan menjaga bilik tetap kering dan perahu Anda dalam kondisi kerja yang baik.

Meskipun seringkali berukuran kecil dan dipasang tersembunyi, pompa bilik dipasang di sebagian besar perahu untuk mengeluarkan air yang terkumpul di dasar perahu (lambung kapalPompa bilik lambung kapal harus selalu ditempatkan di bagian terendah bilik lambung kapal saat kapal dalam keadaan diam. Jika memungkinkan, pompa tersebut harus dipasang di lokasi yang mudah diakses sehingga Anda dapat sering memeriksa, membersihkan, menguji, dan, jika perlu, menggantinya.

Pompa Otomatis vs. Pompa Manual

Perahu dengan lambung terbuka, seperti perahu john boat atau perahu kecil tanpa pelapis, mungkin hanya membutuhkan pompa manual sederhana yang dihidupkan atau dimatikan oleh operator melalui sakelar dua posisi (hidup/mati). Perahu dengan area lambung yang sebagian atau seluruhnya tertutup harus memiliki pompa lambung otomatis untuk mengeluarkan air ketika air tersebut mungkin tidak terlihat. Pompa otomatis biasanya menggunakan semacam sakelar pelampung atau sensor air, yang akan menghidupkan pompa ketika permukaan air di lambung mencapai titik tertentu.

Jenis-jenis Pompa Bilge Otomatis

Meskipun pompa bilik manual dioperasikan dari sakelar konsol atau panel aksesori, pompa bilik otomatis umumnya memiliki dua sakelar yang mengaktifkannya.- Satu terletak di konsol atau panel aksesori dan sakelar atau sensor terpisah pada pompa itu sendiri untuk mengaktifkan dan menonaktifkan pompa berdasarkan ketinggian air di lambung kapal. Pompa lambung kapal ini menggunakan mekanisme yang berbeda untuk mengaktifkannya saat dibiarkan dalam mode otomatis:

Saklar Pelampung Berengsel:

Desain yang paling umum menggunakan lengan apung berengsel yang terpasang pada rumah pompa. Lengan ini akan mengapung ke atas ketika ada air di lambung kapal, mengaktifkan pompa, dan, saat permukaan air turun, akan mematikan pompa kembali.

Saklar Pelampung Bola:

Desain umum lainnya adalah pompa bilik yang menggabungkan bola apung ke dalam rumah pompa. Saat air naik, bola akan mengapung, dan akhirnya mengaktifkan sakelar yang menghidupkan pompa. Gaya ini menggunakan lebih sedikit ruang di bilik daripada sakelar apung berengsel.

Sensor Air:

Beberapa pompa otomatis menggunakan sensor, bukan sakelar mekanis, untuk mengaktifkan pompa. Seperti pompa sakelar pelampung bola, pompa ini biasanya memiliki dimensi yang lebih kecil dan cocok untuk ruang yang lebih sempit. Beberapa di antaranya memiliki tombol bawaan untuk menguji pompa guna memastikan pompa berfungsi dengan baik.

1122


Waktu posting: 30 Agustus 2024