Mengisi bahan bakar perahu dengan benar secara teori memang sederhana, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.'Hal-hal yang perlu diingat.
Mungkin awalnya tampak agak aneh, tetapi mempelajari cara mengisi bahan bakar perahu harus dianggap sebagai bagian dari keselamatan dasar berlayar.
Apa Tindakan Pencegahan Keselamatan yang Baik Saat Mengisi Bahan Bakar Perahu Anda?
Kebanyakan orang secara alami akan mengaitkan pengisian bahan bakar perahu dengan pengisian bensin mobil, tetapi ada beberapa perbedaan penting. Dan bukan hanya keselamatan Anda yang bergantung pada pengisian bahan bakar yang tepat, tetapi juga lingkungan.'Keamanan juga menjadi pertimbangan penting.
Tidak seperti mobil, uap bensin di kapal dapat mengendap karena beratnya.- Hal ini dapat menimbulkan risiko kebakaran. Untungnya, "tes penciuman" cepat di sekitar area pengisian bahan bakar dapat mendeteksi uap ini. Pada dasarnya, jika Anda mencium bau gas, mungkin ada kebocoran.- Tunda menghidupkan mesin dan atasi kebocoran terlebih dahulu.
Cara Mengisi Bahan Bakar Perahu
Meskipun langkah-langkahnya mungkin sedikit berbeda tergantung pada jenis mesin perahu Anda (inboard vs. outboard) dan tata letaknya (kabin vs. tanpa kabin), prinsip keselamatan intinya tetap sama. Asap diesel kurang berisiko daripada bensin, tetapi perahu bertenaga bensin dengan kompartemen mesin tertutup memerlukan perhatian khusus.
Untuk perahu-perahu ini, menggunakan blower lambung kapal setelah mengisi bahan bakar (dan setiap kali menghidupkan mesin setelah berhenti) sangat penting untuk menghilangkan asap yang menumpuk. Motor tempel, karena tidak memiliki kompartemen tertutup, tidak memerlukan langkah ini.
1. Utamakan Keselamatan: Persiapan Pengisian Bahan Bakar
Sebelum Anda menyentuh pompa, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Mulailah dengan mengamankan perahu Anda ke dermaga, mematikan mesin, memadamkan semua api terbuka, dan mematikan semua peralatan elektronik.- termasuk pengapian- untuk menghindari percikan api yang menyulut uap berbahaya itu.
Dan, tentu saja, di sana'Dilarang merokok, dan pastikan semua lubang, palka, dan pintu tertutup rapat saat mengisi bahan bakar kapal. Selain itu, untuk keamanan ekstra, mintalah kru dan tamu Anda turun dan menikmati pemandangan sementara Anda menyelesaikan pekerjaan.
2. Memilih Bahan Bakar yang Tepat
Menghindari masalah pengisian bahan bakar dimulai dengan menggunakan bahan bakar yang tepat. Cari tahu jenis bahan bakar yang tepat untuk perahu Anda di buku panduan pemilik, dan perhatikan kandungan etanol jika mengisi bahan bakar di darat. Menggunakan bahan bakar yang salah dapat merusak mesin, merusak perjalanan Anda, dan membatalkan garansi.
Selain itu, mengikuti rekomendasi bahan bakar dan oli dalam buku panduan memastikan pengoperasian yang lancar dan umur pakai yang panjang. Ingat, bahkan mesin baru pun mungkin memiliki keterbatasan.- Banyak yang bisa menggunakan E-10 (10% etanol), tetapi selalu pastikan kompatibilitasnya terlebih dahulu.
3. Proses Pengisian Bahan Bakar
Proses pengisian bahan bakar perahu pada dasarnya mudah, tetapi penting untuk memperhatikan hal-hal berikut selama prosesnya:
•Periksa kembali tali tambat Anda untuk memastikan perahu Anda terikat dengan kuat sebelum Anda mulai.
•Cabut tutup pengisiannya.
•Masukkan nozzle ke dalam lubang pengisian bahan bakar.
•Pertahankan aliran bahan bakar dengan menarik dan menahan mekanisme pemicu. Pegang erat nosel saat mengisi tangki.
•Hentikan pengisian sebelum tangki benar-benar penuh untuk mencegah tumpahan dan bahan bakar masuk ke air. (Dengarkan suara gemericik, yang mungkin menandakan tangki penuh pada beberapa perahu.)
•Siapkan kain penyerap. Jika terjadi tumpahan, segera bersihkan dan buang kain tersebut dengan benar di darat.
•Setelah selesai, pasang kembali dan kencangkan tutup pengisi dengan aman.
Selain itu, masalah umum lain yang perlu dicegah adalah mengisi bahan bakar ke lubang yang salah. Lubang pengisian bahan bakar ditandai dengan jelas pada sebagian besar perahu modern, tetapi terkadang perbedaan antara lubang pengisian bahan bakar dan tangki air tidak terlihat.'Itu tidak jelas.
4. Setelah Pengisian Bahan Bakar Kapal
Setelah selesai mengisi bahan bakar, usahakan agar udara segar bersirkulasi di sekitar perahu. Buka semua lubang ventilasi, palka, dan pintu. Dan jangan lupa periksa lambung kapal untuk memastikan tidak ada kebocoran bahan bakar.
Selain itu, jika perahu Anda memiliki blower, nyalakan dan biarkan berjalan setidaknya selama empat menit. Dan ingat tes penciuman dari awal? Sekarang'Ini waktu yang tepat untuk menghirup udara dari perahu Anda untuk memastikan tidak ada asap yang tersisa.
Setelah semuanya berventilasi dan diperiksa, hidupkan mesin dan kembali menikmati hari Anda! Sekarang, Anda dapat dengan hati-hati membawa penumpang kembali ke atas kapal, melepaskan tali tambat, dan berlayar dengan percaya diri.
Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Pengisian Bahan Bakar Perahu
Intinya, jangan biarkan kecelakaan pengisian bahan bakar merusak perjalanan Anda. Selalu pertimbangkan: apa tindakan pencegahan keselamatan yang baik saat mengisi bahan bakar perahu Anda? Apakah saya mengikuti semua langkah yang tepat?
Waktu posting: 20 Agustus 2024


